Minggu, 05 Oktober 2014

KERANGKA KERJA KONSEPTUAL DAN LAPORAN KEUANGAN

AKUNTANSI (accounting) adalah system informasi yang mengukur aktivitas bisnis, memproses informasi menjadi laporan dan laporan keuangan, dan mengomunikasikan hasilnya kepada pembuat keputusan. Akuntansi terdapat dua cabang yaitu :
1.      Akuntansi keuangan (financial accounting) yaitu cabang informasi yang menyediakan informasi bagi pengambilan keputusan diluar perusahaan seperti investor, kreditor, agen pemerintahan, dan public.
2.      Akuntansi manajemen (management accounting) yaitu cabang informasi yang menyediakan informasi bagi pembuat keputusan internal perusahaan seperti manajer.
Inti dari akuntansi keuangan berkisar antara laporan keuangan dasar berikut :
     a.      Laporan Laba Konfrehensif (secara umum disebut Laporan Laba Rugi), yaitu suatu laporan keuangan yang menyajikan pendapatan, beban, dan laba bersih atau rugi bersih selama periode tertentu.
    b.      Laporan posisi keuangan (Neraca), yaitu daftar asset, kewajiban dan ekuitas pemilik perusahaan pada suatu tanggal tertentu.
      c.       Laporan Arus Kas, yaitu uang atau setiap media pertukaran yang diterima bank pada nilai pokok.
      d.      Laporan Perubahan Ekuitas, yaitu klaim pemilik perusahaan atas asset perusahaan.


Laporan Keuangan (financial statements) adalah dokumen bisnis yang digunakan perusahaan untuk melaporkan hasil aktivitasnya kepada berbagai kelompok pemakai yang dapat meliputi manajer, investor, kreditor, dan agen regulator.
Tujuan Laporan Keuangan adalah untuk menyediakan informasi mengenai posisi keuangan, kinerja, dan perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi banyak pemakai ketika membuat keputusan ekonomi.


AKUNTANSI SEBAGAI PENGORGANISASIAN BISNIS
Akuntansi digunakan disetiap jenis bisnis, yang umumnya mengambil salah satu bentuk     berikut :
1.      Perusahaan Perseorangan (proprietorship) adalah perusahaan yang hanya memiliki pemilik tunggal, yang disebut proprietor. Secara hukum, perusahaan adalah proprietor, dan proprietor secara pribadi bertanggung jawab atas semua utang perusahaan. Namun untuk tujuan akuntansi sebuah perusahaan perseorangan merupakan perusahaan sendiri, terpisah dari proprietornya. Jadi, catatan bisnis tidak boleh memasukkan keuangan pribadi proprietor. Contoh perusahaan perseorangan adalah warung makan, praktik dokter, pengacara, atau akuntan.

2.      Perusahaan persekutuan (partnership) adalah perusahaan yang memiliki dua atau lebih pihak sebagai pemilik bersama, dan masing-masing pemilik merupakan sekutu atau partner. Persekutuan umum memiliki mutual agency dan kewajiban yang tidak terbatas yang berarti bahwa masing-masing ssekutu dapat melaksanakan bisnis atas nama perusahaan dan dapat melakukan kesepakatan yang secara hukum mengikat semua sekutu tanpa batas menyangkut utang persekutuan. Jadi, persekutuan cukup beresiko karena seorang sekutu  yang tidak bertanggung jawab dapat menciptakan utang yang besar bagi sekutu umum lainnya tanpa sepengetahuan atau otorisasi mereka.


3.      Perusahaan Korporasi (corporation) adalah bisnis yang dimiliki oleh pemegang saham yang memiliki saham yang merepresentasikan kepemilikannya dalam korporasi. Salah satu keunggulan utama dari menjalankan bisnis dalam bentuk korporasi adalah kemampuan untuk mengumpulkan jumlah modal yang besar melalui penerbitan saham kepada public. Suatu korporasi didirikan berdasarkan legislasi yang relevan disuatu Negara. Tidak seperti perusahan perseorangan dan persekutuan. Korporasi secara hukum terpisah dari pemiliknya. Para pemegang saham tidak memiliki kewajiban pribadi atas utang korporasi dan memiliki kewajiban yang terbatas. Sebagian besar perusahaan terkemuka seperti, Carrefour Group, Starbucks, Google, Toyota dan Nokia merupakan korporasi.


LAPORAN KEUANGAN
Persamaan akuntansi adalah dasar menunjukkan hubungan antara aset, kewajiban, dan ekuitas. Aktiva/aset disajikan disisi kiri dan kewajiban serta ekuitas pemilik disisi kanan. Persamaan akuntansi dapat ditulis sebagai [Aset = kewajiban + ekuitas pemilik] atau [Aset – kewajiban = ekuitas]
Persamaan akuntansi yang kedua berhubungan dengan perhitungan laba yang dihasilkan oleh perusahaan selama suatu periode keuangan.
[Laba atau rugi bersih = Total Pendapatan dan keuntungan – total beban dan kerugian ]

1.     Laporan Laba Rugi Komprehensif Menunjukkan Kinerja Keuangan Perusahaan
Dalam laporan laba rugi terdapat 3 rincian penting :
-    Pendapatan (revenue) yaitu kenaikan laba ditahan dari memberikan barang atau jasa kepada pelanggan atau klien.
-    Beban (expenses) adalah penurunan ekuitas yang berasal dari operasi, biaya menjalankan bisnis, kebalikan dari pendapatan.
-       Laba bersih (net income) yaitu kelebihan total pendapatan terhadap total beban. Juga disebut net earnings atau net profit, atau Rugi Bersih (net loss) yaitu kelebihan total beban terhadap total pendapatan.

2.     Laporan Perubahan Ekuitas Menunjukkan Transaksi Perusahaan Dengan Pemiliknya
Dalam laporan ekuitas terdapat beberapa rincian :
-     Ekuitas (equity) yaitu klaim pemilik perusahaan atas aset perusahaan. Biasanya disebut ekuitas pemilik, ekuitas pemegang saham, atau aset bersih.
-     Laba Bersih atau Rugi Bersih
-    Dividen (dividends) yaitu pendistribusian (biasanya dalam bentuk kas) oleh sebuah korporasi kepada pemegang sahamnya
-  Penarikan Ekuitas yaitu penarikan modal atau kas oleh pemilik yang digunakan untuk keperluan perusahaan.
-    Penarikan Pribadi (prive) yaitu penarikan modal atau kas oleh pemilik yang digunakan untuk keperluan pribadinya.

3.     Neraca Menunjukkan Posisi Keuangan perusahaan
Dalam laporan neraca ada 3 kelompok item/pos yang dilaporkan :
a.      Aktiva / Aset , adalah suatu sumber ekonomi yang diharapkan memberikan manfaat dimasa depan. Aset terbagi atas 2 bagian ;
¨      Aset Lancar (current assets) adalah suatu aset yang diharapkan dapat dikonversi menjadi kas, dijual atau dikonsumsi selama 12 bulan kedepan. Yang masuk dalam pos aset lancar umumnya adalah kas, bank, piutang, wesel tagih, persediaan barang dagang, biaya dibayar dimuka, dan asuransi dibayar dimuka.
¨      Aset Tetap atau Aset Jangka Panjang , yang masuk dalam pos aset tetap adalah bangunan, peralatan, kendaraan, tanah, properti, dan akumulasi penyusutan.

b.      Kewajiban , adalah suatu kewajiban atau utang yang harus dibayar kepada individu atau organisasi diluar perusahaan. Kewajiban juga dibagi kedalam kategori lancar dan tidak lancar
¨      Kewajiban Lancar (current liabilities) , adalah kewajiban atau utang yang harus dibayar dalam waktu satu tahun. Kewajiban lancar pada umumnya meliputi akun-akun seperti wesel bayar, utang usaha, utang pajak, utang gaji/upah, dan pendapatan diterima dimuka.
¨      Kewajiban tidak lancar , adalah kewajiban atau utang yang masa ekonomisnya atau pembayarannya lebih dari satu tahun, seperti pinjaman hipotik, kredit investasi, atau kewajiban lainnya.

c.       Ekuitas pemegang saham , adalah klaim pemilik perusahaan atas aset perusahaan. Dalam ekuitas pemegang saham terdapat beberapa item yaitu modal disetor dan laba ditahan.


4.     Laporan Arus Kas Menunjukkan Penerimaan dan Pembayaran Kas Perusahaan
Dalam laporan arus kas dapat kita lihat bahwa perusahaan terlibat dalam tiga jenis aktivitas dasar :
a)      Aktivitas operasi (operating activities) yaitu aktivitas yang menciptakan pendapatan atau beban pada lini utama bisnis perusahaan, atau bagian dari laporan arus kas.
b)      Aktivitas Investasi (investing activities) yaitu aktivitas yang meningkatkan atau menurunkan aset jangka panjang yang tersedia bagi perusahaan , bagian dari laporan arus kas.
c)      Aktivitas Pendanaan (financing activities) yaitu aktivitas untu memperoleh kas dari investor dan kreditor kas diperlukan guna meluncurkan dan mempertahankan bisnis.



ETIKA DALAM KEPUTUSAN BISNIS DAN AKUNTANSI
Bisnis yang baik tentunya memerlukan pengambilan keputusan yang sulit dan dalam pengambilan keputusan diperlukan pertimbangan yang baik, sekalipun itu dalam perusahaan individu maupun korporasi. Factor etika mengakui bahwa meskipun tindakan tertentu mungkinn menguntungkan secara ekonomi dan dan hukum, hal itu mungkin masih dianggap salah.
Etika (ethics) adalah standar mengenai hal yang benar dan salah yang melampaui batas ekonomi dan hukum . standar etika berkaitan dengan cara kita memperlakukan orang lain dan mengendalikan tindakan kita sendiri karena keinginan, ekspektasi, atau hak orang lain, atau dengan kewajiban kita kepada mereka.
Pelatihan etika dapat dimulai di rumah dan terus berlangsung sepanjang hidup kita, serta dapat diperkuat melalui pengajaran yang kita terima di mesjid, kuil, atau gereja, lingkungan kampus, dan melalui siapapun orang yang berhubungan dengan kita serta tempat kita bekerja. Pemahaman yang menyeluruh atas etika memerlukan lebih banyak studi ketimbang yang dapat kita capai melalui buku. Hal yang perlu kita ingat bahwa dalam pembuatan keputusan akuntansi, jangan tinggalkan etika anda dirumah!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar